"Kenangan & Harapan"
tik...tik...tik..rintink air mata
menetes ketika ingat diri mu
alam memisahkan kita
jauh...jauh
ayah...
engkaulah pahlawanku
canda..
senyum..
marah..
perintahmu...
itulah serangkaian hal yang indah
tapi itu semua sirna
tinggal kenangan yang ada
tinggal kenangan yang indah
tinggal harapan...
harapan aku bisa menemukan lelaki seperti mu
Sondag 05 Mei 2013
Saterdag 04 Mei 2013
IT "Media Penyimpanan"
EKSTERNAL
A. Dahulu ( sebelum tahun 2000)
ü
Punch cards
Yaitu media penyimpanan yang diciptakan pada tahun 1752 oleh Basile
Bouchon. Punch card hanya mampu menyimpan sedikit data. Sebenarnya Punch card
tidak digunakan untuk menyimpan data melainkan untuk menyimpan sebuah
pengaturan mesin tekstil.
ü
Punched tape
Yaitu media penyimpanan yang diciptakan pada tahun 1846 oleh Alexander
Bain, pada awalnya Punched tape digunakan untuk mesin fax, telegram, industri
tekstil sebagai alat tenun mekanik. Di dunia komputer Punched tape digunakan untuk input dan output
data, setiap pita mewakili satu karakter.
ü
Wiliams tube / Wiliams – Kilburn tube
Yaitu media penyimpanan yang diciptakan pada tahun 1947 oleh Freddie
Wiliams dan Tom Kilburn. Wiliams tube / Wiliams – Kilburn tube merupakan RAM
pertama dengan kecepatan 1.2 miliseconds per instruksi dan mempunyai kapasitas
512 sampai 1024 bits.
ü
Selectron tubes
Yaitu media penyimpanan yang diciptakan pada tahun 1953 oleh RCA. Selectron tubes memiliki kapasitas
penyimpanan data sebesar 256 sampai 4096 bits (32 sampai 512 bytes). Selectron
tubes yang mempunyai kapasitas 4096 ini mempunyai panjang 25 cm dn lebar 8 cm.
Selectron tubes adalah media penyimpanan yang sangat mahal, sehingga tidak
sukses dipasaran.
ü
Drum Memory
Yaitu media penyimpanan yang ditemukan pada tahun 1932 oleh Gustav
Tauschek di Austria, namun terkenal pada era 1950an sampai 1960an. Kapasitas
penyimpanannya adalah 10 kB.
ü
Magnetic tape
Yaitu media penyimpanan yang digunakan pada tahun 1951 oleh IBM untuk
menyimpan data kedalamnya, Magnetic tape dapat menyimpan data 128 bits per inc.
IBM 350
Yaitu media penyimpan dari super
komputer pertama yang dibuat dengan 50 disc berukuran 24 0nc yang dapat
berputar hingga 1200 RPM. Kapasitas penyimpanan tidak besar hanya 4,4 MB(setara
dengan 5 milyar karakter).
ü
Compact Cassette
Yaitu media penyimpanan yang diperkenalkan pada tahun 1963 oleh Philips
namun mulai populer pada tahun 1970an.
ü Floppy Disk
Yaitu media penyimpanan yang diperkenalkan pada tahun 1969 dengan ukuran
8 inc yang hanya dapat menyimpan 80Kb dan hanya bida read-only. Pada tahun 1972
disket yang serupa juga dimunculkan dengan ukuran yang sama namun dapat
menyimpan 1,2 MB yang bisa menyimpan data berulang – ulang. Pada ahun 1990an
dimunculkan lagi Floppy Disk dengan ukuran 3 inc yang dapat menyimpan data
sebesar 250 MB
ü Laserdisc
Yaitu media penyimpanan yang diciptakan pada tahun 1978. Laserdusc
dikenal dengan Laser videodisc dan Tom Disco Vision dengan diameter 30 cm.
Laserdisc ini mampu memutar audio atau video hingga 60 menit.
ü
Compact Disc (CD)
Yaitu media penyimpanan yang diciptakan pada tahun 1979 oleh Philips dan
SONY. CD mulai dipasarkan tahun 1982. Kapasitas CD sebesar 700 MB.
ü IBM 3380
Yaitu media penyimpanan yang diciptakan pada tahun 1980. IBM 3380 merupakan media penyimpan pertama dengan kemampuan penyimpanan
2,52 GB. Besar IBM 3380 ini sebesar kulkas yang mempunyai berat sekitar 250 kg
dan harganya sekitar 729 juta sampai 1,2 Milyar.
ü ST-506
Yaitu media penyimpanan yang diciptakan pada tahun 1980 oleh Seagate. ST-506
merupakan hardisk pertama yang berukuran 5,26 inc.
ü Digital
Audio Tape (DAT)
Yaitu media penyimpanan yang diciptakan pada tahun 1987 oleh SONY. DAT
berfungsi sebagai media penyimpanan audio. DAT mempunyai kapasitas 1,3 GB,
sehingga mampu memainkan audio selama 120 menit.
ü MiniDisc
(MD)
Yaitu media penyimpanan yang diciptakan pada september 1992 oleh SONY. MD
mampu menyimpan 140 MB.
ü Zip drive
Yaitu media penyimpanan yang diciptakan pada tahun 1994 oleh SONY. Kapasitas
dari Zip drive adalah 100 MB. Zip drive bisa digunakan berulang-ulang dan lebih
cepat daripada CD-R.
ü DVD
Yaitu media penyimpanan yang diciptakan pada tahun 1995 oleh SONY,
Philips, Thoshiba, dan Panasonic. DVD merupakan perkembangan dari CD
yang dapat menyimpan hingga 8,5 GB.
ü Seagate Barracuda
Yaitu media penyimpanan yang dirilis pada tahun 1996. Seagate
Barracuda merupakan hardisk pertama dengan kecepatan putaran 7200 RPM. Seagate
Barracuda saat itu mampu menyimpan data sebesar 2.5 GB disebut dengan seri
Barracuda 2LP.
ü Microdrive (MD)
Sebelum
flash memory ada, sebelumya muncul IBM 170 Microdrive, yang dibuat pada tahun
1999. IBM 170 microdrive berkapasitas 170 MB.
B. Sekarang (tahun 2000 sampai saat ini)
1. USB Flash Drive
Yaitu media penyimpanan yang
mulai dipasarkan pada tahun 2000 di Amerika Selatan. Flash Drive merupakan perangkat penyimpanan paling trend pada era
ini. Yang mudah di bawa da kapasitas nya yang tidak di ragukan lagi. USB
flash drive adalah alat penyimpanan data memori flash tipe NAND yang memiliki
alat penghubung USB yang terintegrasi. Flash drive ini biasanya berukuran
kecil, ringan, serta bisa dibaca dan ditulisi dengan mudah. USB flash
drive memiliki banyak kelebihan dibandingkan alat penyimpanan data lainnya,
khususnya disket atau cakram padat. Alat ini lebih cepat, kecil, dengan
kapasitas lebih besar, serta lebih dapat diandalkan (karena tidak memiliki
bagian yang bergerak) daripada disket. Kapasitas yang dimiliki mulai dari 2GB,
4GB, 6GB, 8GB, 16GB, dll harganya pun saat ini sangat terjangkau.
2. Secure
Digital Card (SD Card
Yaitu media penyimpanan yang dikenalkan pada tahun 2000. SD Card saat
itu hanya berkapasitas 32 MB, SD Card memiliki banyak tipe diantaranya: miniSD,
miniSDHC, miniSDIO, microSD, SDHC, dan SDXC. SD Card sering digunakan untuk
media penyimpanan pada kamera dan ponsel.
3. HD DVD
Yaitu media penyimpanan yang dipasarkan pada tahn 2006 oleh Toshiba. HD
DVD mampu menyimpan sampai dengan 30 GB
4. Blu-ray Disc (BD)
Yaitu media penyimpanan yang
diluncurkan pada tahun 2006 oleh SONY . Kapasitas penyimpanan Blu-ray Disc
sebesar 60 Gb.
5. Solid-State
Drive (SSD)
Yaitu media penyimpanan yang
diperkenalkan pada tahun 2008. SSD pada saat itu memiliki kapasitas penyimpanan
sebesar 64GB. Waktu booting lebih cepat, dan ukuran yang lebih kecil.
6. Cloud Storage
Ditahun 2012
dapat menemukan media penyimpanan yang bernama dengan Cloud Storage. Dengan
menggunakan ini kamu dapat mengakses data yang kamu miliki dimana saja dan
kapan saja kamu berada, selama kamu memiliki akses internet. Cloud Storage yang
cukup terkenal dengan memberikan media penyimpanan gratis adalah SkyDrive,
Google Drive, DropBox, dan Box.
C. Masa depan (setelah tahun 2013)
Untuk
teknologi masa depan suatu saat akan tercipta Holographic Versatile Disc (HVD)
yang dapat menyimpan data 160 kali lebih banyak dari Blu-Ray Disc. Kemampuan
menyimpa data hingga 3.9 TB (Tera Byte) dalam sebuah disk atau secara dengan
4.600 – 11.900 jam menjalankan video menggunakan MPEG4.
INTERNAL
A. RAM
A. RAM
RAM yang merupakan singkatan dari Random Access
Memory ditemukan oleh Robert Dennard dan diproduksi secara besar – besaran oleh
Intel pada tahun 1968, jauh sebelum PC ditemukan oleh IBM pada tahun 1981. Dari
sini lah perkembangan RAM bermula. Pada awal diciptakannya, RAM membutuhkan
tegangan 5.0 volt untuk dapat berjalan pada frekuensi 4,77MHz, dengan waktu
akses memori (access time) sekitar 200ns (1ns = 10-9 detik).
- DRAM
Pada tahun 1970, IBM menciptakan sebuah memori yang
dinamakan DRAM. DRAM sendiri merupakan singkatan dari Dynamic Random Access
Memory. Dinamakan Dynamic karena jenis memori ini pada setiap interval waktu
tertentu, selalu memperbarui keabsahan informasi atau isinya. DRAM mempunyai
frekuensi kerja yang bervariasi, yaitu antara 4,77MHz hingga 40MHz.
2. FP RAM
Fast Page Mode DRAM atau disingkat dengan FPM DRAM
ditemukan sekitar tahun 1987. Sejak pertama kali diluncurkan, memori jenis ini
langsung mendominasi pemasaran memori, dan orang sering kali menyebut memori
jenis ini “DRAM” saja, tanpa menyebut nama FPM. Memori jenis ini bekerja
layaknya sebuah indeks atau daftar isi. Arti Page itu sendiri merupakan bagian
dari memori yang terdapat pada sebuah row address. Ketika sistem membutuhkan
isi suatu alamat memori, FPM tinggal mengambil informasi mengenainya
berdasarkan indeks yang telah dimiliki. FPM memungkinkan transfer data yang lebih
cepat pada baris (row) yang sama dari jenis memori sebelumnya. FPM bekerja pada
rentang frekuensi 16MHz hingga 66MHz dengan access time sekitar 50ns. Selain
itu FPM mampu mengolah transfer data (bandwidth) sebesar 188,71 Mega Bytes (MB)
per detiknya. Memori FPM ini mulai banyak digunakan pada sistem berbasis Intel
286, 386 serta sedikit 486.
3. EDO RAM
Pada tahun 1995, diciptakanlah memori jenis Extended
Data Output Dynamic Random Access Memory (EDO DRAM) yang merupakan
penyempurnaan dari FPM. Memori EDO dapat mempersingkat read cycle-nya sehingga
dapat meningkatkan kinerjanya sekitar 20 persen. EDO mempunyai access time yang
cukup bervariasi, yaitu sekitar 70ns hingga 50ns dan bekerja pada frekuensi
33MHz hingga 75MHz. Walaupun EDO merupakan penyempurnaan dari FPM, namun
keduanya tidak dapat dipasang secara bersamaan, karena adanya perbedaan
kemampuan.
Memori EDO DRAM banyak digunakan pada sistem berbasis Intel 486 dan kompatibelnya serta Pentium generasi awal.
Memori EDO DRAM banyak digunakan pada sistem berbasis Intel 486 dan kompatibelnya serta Pentium generasi awal.
4. SDRAM PC66
Pada peralihan tahun 1996 – 1997, Kingston
menciptakan sebuah modul memori dimana dapat bekerja pada kecepatan (frekuensi)
bus yang sama/sinkron dengan frekuensi yang bekerja pada prosessor. Itulah
sebabnya mengapa Kingston menamakan memori jenis ini sebagai Synchronous
Dynamic Random Access Memory (SDRAM). SDRAM ini kemudian lebih dikenal sebagai
PC66 karena bekerja pada frekuensi bus 66MHz. Berbeda dengan jenis memori
sebelumnya yang membutuhkan tegangan kerja yang lumayan tinggi, SDRAM hanya
membutuhkan tegangan sebesar 3,3 volt dan mempunyai access time sebesar 10ns.
Dengan kemampuannya yang terbaik saat itu dan telah diproduksi secara masal, bukan hanya oleh Kingston saja, maka dengan cepat memori PC66 ini menjadi standar memori saat itu. Sistem berbasis prosessor Soket 7 seperti Intel Pentium klasik (P75 – P266MMX) maupun kompatibelnya dari AMD, WinChip, IDT, dan sebagainya dapat bekerja sangat cepat dengan menggunakan memori PC66 ini. Bahkan Intel Celeron II generasi awal pun masih menggunakan sistem memori SDRAM PC66.
Dengan kemampuannya yang terbaik saat itu dan telah diproduksi secara masal, bukan hanya oleh Kingston saja, maka dengan cepat memori PC66 ini menjadi standar memori saat itu. Sistem berbasis prosessor Soket 7 seperti Intel Pentium klasik (P75 – P266MMX) maupun kompatibelnya dari AMD, WinChip, IDT, dan sebagainya dapat bekerja sangat cepat dengan menggunakan memori PC66 ini. Bahkan Intel Celeron II generasi awal pun masih menggunakan sistem memori SDRAM PC66.
5. SDRAM PC100
Chipset ini didesain untuk dapat bekerja pada
frekuensi bus sebesar 100MHz. Chipset ini sekaligus dikembangkan oleh Intel
untuk dipasangkan dengan prosessor terbaru Intel Pentium II yang bekerja pada
bus 100MHz. Karena bus sistem bekerja pada frekuensi 100MHz sementara Intel
tetap menginginkan untuk menggunakan sistem memori SDRAM, maka dikembangkanlah
memori SDRAM yang dapat bekerja pada frekuensi bus 100MHz.
6.
DDRAM
Pada tahun 1999, Rambus menciptakan sebuah sistem
memori dengan arsitektur baru dan revolusioner, berbeda sama sekali dengan
arsitektur memori SDRAM. Oleh Rambus, memori ini dinamakan Direct Rambus
Dynamic Random Access Memory. Dengan hanya menggunakan tegangan sebesar 2,5
volt, RDRAM yang bekerja pada sistem bus 800MHz melalui sistem bus yang disebut
dengan Direct Rambus Channel, mampu mengalirkan data sebesar 1,6GB per detiknya
(1GB = 1000MHz). Sayangnya kecanggihan DRDRAM tidak dapat dimanfaatkan oleh
sistem chipset dan prosessor pada kala itu sehingga memori ini kurang mendapat
dukungan dari berbagai pihak. Satu lagi yang membuat memori ini kurang diminati
adalah karena harganya yang sangat mahal.
7. RDRAM PC800
Masih dalam tahun yang sama, Rambus juga
mengembangkan sebuah jenis memori lainnya dengan kemampuan yang sama dengan
DRDRAM. Perbedaannya hanya terletak pada tegangan kerja yang dibutuhkan. Jika
DRDRAM membutuhkan tegangan sebesar 2,5 volt, maka RDRAM PC800 bekerja pada
tegangan 3,3 volt. Nasib memori RDRAM ini hampir sama dengan DRDRAM, kurang
diminati, jika tidak dimanfaatkan oleh Intel.
Intel yang telah berhasil menciptakan sebuah prosessor berkecepatan sangat tinggi membutuhkan sebuah sistem memori yang mampu mengimbanginya dan bekerja sama dengan baik. Memori jenis SDRAM sudah tidak sepadan lagi. Intel membutuhkan yang lebih dari itu. Dengan dipasangkannya Intel Pentium4, nama RDRAM melambung tinggi, dan semakin lama harganya semakin turun.
- SDRAM PC133
Selain dikembangkannya memori RDRAM PC800 pada tahun
1999, memori SDRAM belumlah ditinggalkan begitu saja, bahkan oleh Viking,
amalah semakin ditingkatkan kemampuannya. Sesuai dengan namanya, memori SDRAM
PC133 ini bekerja pada bus berfrekuensi 133MHz dengan access time sebesar 7,5ns
dan mampu mengalirkan data sebesar 1,06GB per detiknya. Walaupun PC133
dikembangkan untuk bekerja pada frekuensi bus 133MHz, namun memori ini juga
mampu berjalan pada frekuensi bus 100MHz walaupun tidak sebaik kemampuan yang
dimiliki oleh PC100 pada frekuensi tersebut.
9. SDRAM PC150
Perkembangan memori SDRAM semakin pesat setelah
Mushkin, pada tahun 2000 berhasil mengembangkan chip memori yang mampu bekerja
pada frekuensi bus 150MHz, walaupun sebenarnya belum ada standar resmi mengenai
frekunsi bus sistem atau chipset sebesar ini. Masih dengan tegangan kerja
sebesar 3,3 volt, memori PC150 mempunyai access time sebesar 7ns dan mampu
mengalirkan data sebesar 1,28GB per detiknya.
Memori ini sengaja diciptakan untuk keperluan overclocker, namun pengguna aplikasi game dan grafis 3 dimensi, desktop publishing, serta komputer server dapat mengambil keuntungan dengan adanya memori PC150.
10. DDR SDRAM
Masih di tahun 2000, Crucial berhasil mengembangkan
kemampuan memori SDRAM menjadi dua kali lipat. Jika pada SDRAM biasa hanya
mampu menjalankan instruksi sekali setiap satu clock cycle frekuensi bus, maka
DDR SDRAM mampu menjalankan dua instruksi dalam waktu yang sama. Teknik yang digunakan
adalah dengan menggunakan secara penuh satu gelombang frekuensi. Jika pada
SDRAM biasa hanya melakukan instruksi pada gelombang positif saja, maka DDR
SDRAM menjalankan instruksi baik pada gelombang positif maupun gelombang
negatif. Oleh karena dari itu memori ini dinamakan DDR SDRAM yang merupakan
kependekan dari Double Data Rate Synchronous Dynamic Random Access Memory.
Dengan memori DDR SDRAM, sistem bus dengan frekuensi sebesar 100-133 MHz akan bekerja secara efektif pada frekuensi 200 – 266 MHz. DDR SDRAM pertama kali digunakan pada kartu grafis AGP berkecepatan ultra. Sedangkan penggunaan pada prosessor, AMD ThunderBird lah yang pertama kali memanfaatkannya.
Dengan memori DDR SDRAM, sistem bus dengan frekuensi sebesar 100-133 MHz akan bekerja secara efektif pada frekuensi 200 – 266 MHz. DDR SDRAM pertama kali digunakan pada kartu grafis AGP berkecepatan ultra. Sedangkan penggunaan pada prosessor, AMD ThunderBird lah yang pertama kali memanfaatkannya.
11. DDR RAM
Pada 1999 dua perusahaan besar microprocessor INTEL
dan AMD bersaing ketat dalam meningkatkan kecepatan clock pada CPU. Namun
menemui hambatan, karena ketika meningkatkan memory bus ke 133 Mhz kebutuhan
Memory (RAM) akan lebih besar. Dan untuk menyelesaikan masalah ini maka
dibuatlah DDR RAM (double data rate transfer) yang awalnya dipakai pada kartu
grafis, karena sekarang anda bias menggunakan hanya 32 MB untuk mendapatkan
kemampuan 64 MB. AMD adalah perusahaan pertama yang menggunakan DDR RAM pada
motherboardnya.
12.
DDR2 RAM
Ketika memori jenis DDR (Double Data Rate) dirasakan
mulai melambat dengan semakin cepatnya kinerja prosesor dan prosesor grafik,
kehadiran memori DDR2 merupakan kemajuan logis dalam teknologi memori mengacu
pada penambahan kecepatan serta antisipasi semakin lebarnya jalur akses
segitiga prosesor, memori, dan antarmuka grafik (graphic card) yang hadir
dengan kecepatan komputasi yang berlipat ganda.
Perbedaan pokok antara DDR dan DDR2 adalah pada kecepatan data serta peningkatan latency mencapai dua kali lipat. Perubahan ini memang dimaksudkan untuk menghasilkan kecepatan secara maksimum dalam sebuah lingkungan komputasi yang semakin cepat, baik di sisi prosesor maupun grafik.
Selain itu, kebutuhan voltase DDR2 juga menurun. Jika pada DDR kebutuhan voltase tercatat 2,5 Volt, pada DDR2 kebutuhan ini hanya mencapai 1,8 Volt. Artinya, kemajuan teknologi pada DDR2 ini membutuhkan tenaga listrik yang lebih sedikit untuk menulis dan membaca pada memori.
13. DDR3 RAM
RAM DDR3 ini memiliki kebutuhan daya yang berkurang
sekitar 16% dibandingkan dengan DDR2. Hal tersebut disebabkan karena DDR3 sudah
menggunakan teknologi 90 nm sehingga konsusmsi daya yang diperlukan hanya 1.5v,
lebih sedikit jika dibandingkan dengan DDR2 1.8v dan DDR 2.5v. Secara teori,
kecepatan yang dimiliki oleh RAM ini memang cukup memukau. Ia mampu mentransfer
data dengan clock efektif sebesar 800-1600 MHz. Pada clock 400-800 MHz, jauh
lebih tinggi dibandingkan DDR2 sebesar 400-1066 MHz (200- 533 MHz) dan DDR
sebesar 200-600 MHz (100-300 MHz). Prototipe dari DDR3 yang memiliki 240 pin.
Ini sebenarnya sudah diperkenalkan sejak lama pada awal tahun 2005. Namun,
produknya sendiri benar-benar muncul pada pertengahan tahun 2007 bersamaan
dengan motherboard yang menggunakan chipset Intel P35 Bearlake dan pada
motherboard tersebut sudah mendukung slot DIMM.
B.
ROM
Read Only Memory (ROM) adalah suatu himpunan dari
chip yang berisi bagian dari sistem operasi yang mana dibutuhkan pada saat
komputer dinyalakan. ROM juga dikenal sebagai suatu firmware. ROM tidak bisa
ditulisi atau diubah isinya oleh pengguna. ROM tergolong dalam media
penyimpanan yang sifatnya non volatile. Chip ROM datang dari pabriknya dengan
program atau instruksi yang sudah disimpan di dalamnya. Satu-satunya cara untuk
mengganti kontennya adalah dengan mencopotnya dari komputer dan menggantinya
dengan ROM yang lain. Chip ROM dapat berisi program yang sering digunakan,
seperti rutin-rutin komputasi untuk menghitung akar suatu bilangan dan lain
sebagainya.
Penggunaan dari ROM ini contohnya adalah sebagai media penyimpanan dari BIOS (Basic Input-Output System) yang diuat oleh pabriknya. BIOS merupakan bagian yang sangat kritis dari suatu sistem operasi, yang mana fungsinya memberi tahu komputer bagaimana caranya mengakses disk drive. Ketika komputer dinyalakan, RAM masih kosong dan instruksi yang ada pada ROM BIOS lah yang digunakan oleh CPU untuk mencari disk drive yang berisi file-file utama dalam sistem operasi. Komputer lalu memindahkan file-file tersebut ke dalam RAM dan kemudian menjalankannya.
Penggunaan dari ROM ini contohnya adalah sebagai media penyimpanan dari BIOS (Basic Input-Output System) yang diuat oleh pabriknya. BIOS merupakan bagian yang sangat kritis dari suatu sistem operasi, yang mana fungsinya memberi tahu komputer bagaimana caranya mengakses disk drive. Ketika komputer dinyalakan, RAM masih kosong dan instruksi yang ada pada ROM BIOS lah yang digunakan oleh CPU untuk mencari disk drive yang berisi file-file utama dalam sistem operasi. Komputer lalu memindahkan file-file tersebut ke dalam RAM dan kemudian menjalankannya.
Ada tiga variasi dari ROM, yaitu:
1. PROM (Programmable Read Only Memory)
Chip PROM
adalah suatu chip yang kosong yang mana program dapat dituliskan ke dalamnya
dengan menggunakan suatu peralatan khusus. Chip PROM dapat diprogram sekali dan
biasanya digunakan oleh pabrik sebagai control device di dalam
produk-produknya.
2. EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory)
EPROM mirip dengan PROM, tetapi program dapat
dihapus dan program yang baru bisa dituliskan ke dalamnya dengan menggunakan
suatu peralatan khusus yang menggunakan sinar ultraviolet. EPROM digunakan
untuk controlling device, seperti robot dan sebagainya.
3. EEPROM (Electronic Erasable Programmable Read Only Memory)
Chip EEPROM dapat diprogram ulang dengan menggunakan
suatu electric impulses yang khusus. Mereka tidak perlu dicabut atau diubah.
IT "Perkembangan Teknologi"
1. Monitor
Monitor
komputer adalah
salah satu jenis soft-copy device, karena keluarannya adalah berupa sinyal elektronik,
dalam hal ini berupa gambar yang tampil di layar monitor. Gambar yang tampil
adalah hasil pemrosesan data
ataupun informasi masukan. Monitor memiliki berbagai ukuran layar seperti
layaknya sebuah televisi. Tiap merek dan ukuran monitor memiliki tingkat resolusi yang
berbeda. Resolusi ini lah yang akan menentukan ketajaman gambar yang dapat
ditampilkan pada layar monitor. Jenis-jenis monitor saat ini sudah sangat
beragam, mulai dari bentuk yang besar dengan layar cembung, sampai dengan
bentuk yang tipis dengan layar datar (flat).
-
Adapun monitor – monitor :
A. CRT
(Cathode Ray Tube)
-
Pengertian
Pengertian monitor CRT secara umum adalah “monitor cembung” atau “monitor tabung”. Monitor
CRT (Cathode Ray Tube) merupakan monitor generasi kedua dari monitor
komputer yang merupakan generasi pertama dari monitor komputer pada jaman
modern. CRT (cathode ray tube) monitor merupakan teknologi layar kuno yang
populer bahkan ke dalam abad ke-21. Tabung sinar katoda senjata berisi beberapa
elektron, yang elektron api melalui ruang hampa ke fosfor “pixel”. Tiga warna
fosfor “piksel” yang hadir (merah, hijau dan biru), dan defleksi oleh medan magnet
menentukan mana yang akan dinyalakan.
-
Kelebihan
Harga relatif lebih murah.
-
Kekurangan
·
Konsumsi
listrik yang lebih besar
·
Merusak mata
·
Sinar
radiasi yang berakibat kurang baik untuk manusia, baik otak, mata dan sel
rambut
-
Jenis – jenis monitor CRT
1. MDA (Monochrome
Display Adapter (tidak berwarna))
Tahun pembuatan : 1986
2. CGA (Colour
Graphic Adapter (berwarna tapi tidak bisa untuk OS Windows))
Tahun
pembuatan : 1987
3.
EGA
(Enhanced Graphic Array (berwarna, tidak bisa untuk OS Windows))
Tahun
pembuatan : 1990
4.
VGA
(Video Graphic Array (berwarna & bisa untuk OS Windows, belum bisa Full
Screen))
Tahun
pembuatan : 1992
5.
SVGA
(Super Video Graphic Array (berwarna & bisa untuk OS Windows, Full Screen))
Tahun
pembuatan : 1997-sekarang
B. LCD
(Liquid Crystal Display)
-
Pengertian
Pengertian
monitor LCD merujuk kepada penggunaan varian pixels (titik warna cahaya) yang
tidak memancarkan cahayanya sendiri seperti halnya monitor CRT. Monitor LCD (Liquid
Crystal Display) menggunakan teknologi yang disebut dengan ‘kristal cair’
sebagai penghasil gambar monitor. Pada teknologi LCD sumber cahaya berasal dari
lampu neon berwarna putih yang tersusun secara merata pada bagian belakang
susunan pixel (kristal cair) tadi yang jumlahnya mencapai jutaan piksel hingga
membentu sebuah gambar. Kutub kristal cair yang dilewati oleh arus listrik akan
berubah karena pengaruh polarisasi medan magnetik yang timbul dan oleh
karenanya akan hanya membiarkan beberapa warna diteruskan sedangkan warna
lainnya tersaring.
Untuk pengertian mengenai pixels secara lebil detil
dapat membaca artikel sebelumnya mengenai Cara Membedakan Foto Manipulasi Atau
Bukan.
-
Kelebihan
·
Kualitas
gambar lebih jernih dan tajam
·
Sinar yang
dipancarkan oleh LCD tidak melelahkan mata
·
Konsumsi
listrik lebih hemat
·
Dimensi yang
tipis dan ringan
-
Kekurangan
·
Layar LCD
cenderung lebih sensitif
-
Lapisan – lapisan dalam sebuah LCD
·
Polaroid
belakang
·
Elektroda
belakang
·
Plat kaca
belakang
·
Kristal cair
·
Plat kaca
depan
·
Elektroda
depan
·
Polaroid
depan
C.
LED (Light
Emitting Diode)
-
Pengertian
Monitor LED (Light Emitting Diode) adalah monitor yang menggunakan teknologi
LED. Kata LED
merupakan singkatan dari Light Emitting
Diode (dioda cahaya) ialah suatu semikonduktor yang memancarkan cahaya
monokromatik yang tidak koheren ketika diberi tegangan maju. Gejala ini
termasuk bentuk elektroluminesensi. Warna yang dihasilkan bergantung pada bahan
semikonduktor yang dipakai, dan bisa juga ultraviolet dekat atau inframerah
dekat. Pada beberapa tipe LED memiliki
fungsi dan fitur yang lebih lengkap dibandingkan LCD, seperti kemampuan digital
touch screen, Digital TV internet, Digital TV tuner.
-
Kelebihan
·
Konsumsi
listrik yang lebih hemat dibandingkan dengan LCD
·
Kontras
gambar yang sangat tajam hingga jutaan pixels
·
Usia
pemakaian LED lebih pajang
·
Dimensi
monitor yang sangat tipis
·
Pencahayaan
lebih baik dibandingkan LCD
-
Kekurangan
·
Layar LED
yang lebih tipis cenderung lebih sensitif
·
Harga lebih
mahal dibandingkan LCD
D.
OLED (light emitting
diode organik)
-
Pengertian
OLED (light emitting diode
organik) adalah sebuah teknologi layar muncul yang belum membuatnya menjadi PC
monitor mainstream terutama karena biaya tinggi saat ini terkait dengan
pembuatan monitor OLED. Monitor OLED menggunakan prinsip electroluminescence,
menggunakan bahan-bahan yang bersinar ketika arus diterapkan, daripada
mengandalkan sebuah lampu latar. Ini berarti bahwa monitor yang lebih tipis dan
ringan, memiliki rasio kontras yang tak tertandingi, reproduksi warna dan waktu
respon dan bahkan dapat dibuat fleksibel. Meskipun teknologi ini saat ini tidak
digunakan pada monitor PC, layar yang lebih kecil seperti pada ponsel high-end
layar sentuh, kamera digital dan 11-inci yang indah Sony Xel-1 TV (yang
terdapat dalam video di bawah ini) fitur teknologi OLED.
-
Cara kerja
Yaitu jika pada elektrode diberikan medan listrik,
fungsi kerja katode akan turun dan membuat elektron - elektron bergerak dari
katode menuju pita konduksi di lapisan
organik. Keadaan ini mengakibatkan munculnya lubang (hole) di pita
valensi. Anode akan mendorong lubang untuk bergerak menuju pita valensi bahan organik.
Keadaan ini mengakibatkan terjadinya proses rekombinasi elektron dan lubang di
dalam lapisan organik dimana elektron akan turun dan bersatu dengan lubang lalu
memberikan kelebihan energi dalam bentuk foton cahaya dengan panjang
gelombang tertentu. Pada akhirnya akan diperoleh satu jenis pancaran cahaya
dengan panjang gelombang tertentu bergantung pada jenis bahan pemancar cahaya yang
digunakan.
-
Kelebihan
·
Tampilan
OLED baru dan menarik. Layar terbuat dari gabungan warna dalam kaca transparan
sangat tipis sehingga ringan dan fleksibel.
·
Kemampuan
OLED untuk beroperasi sebagai sumber cahaya yang menghasilkan cahaya putih
terang saat dihubungkan dengan sumber listrik.
·
Konsumsi daya listrik
yang rendah dan terbuat dari bahan organik menjadikan OLED sebagai teknologi
ramah lingkungan.
·
Biaya
operasional yang relatif rendah dan proses perakitan yang relatif sederhana
dibandingkan LCD. OLED dapat dicetak ke atas substrat yang sesuai dengan
menggunakan teknologi pencetak tinta semprot
(inkjet printer).
·
Memiliki
jangkauan wilayah warna, tingkat terang, dan tampilan sudut pandang yang sangat
luas. Piksel OLED memancarkan cahaya secara langsung sedangkan LCD menggunakan
teknologi cahaya belakang (backlight) sehingga
tidak memancarkan warna yang sebenarnya.
·
OLED
memiliki waktu reaksi yang lebih cepat. Layar LCD memiliki waktu reaksi 8-12
milisekon, sedangkan OLED hanya kurang dari 0.01 ms.
·
OLED dapat
dioperasikan dalam batasan suhu yang lebih lebar.
-
Kekurangan
·
Masalah
teknis OLED yaitu masa bertahan bahan organik yang terbatas, sekitar 14.000 jam
dibandingkan layar datar lain yang bisa mencapai 60.000 jam. Pada tahun 2007,
masa bertahan OLED dikembangkan menjadi 198.000 jam.
·
Kelembaban
dapat memperpendek umur OLED. Bahan kandungan organik di dalam OLED dapat rusak
jika terkena air.
·
Pengembangan
proses segel (improved sealing process) dalam praktik pembuatan OLED
dapat membatasi masa bertahan tampilan.
·
Dalam
piranti OLED multi-warna yang ada sekarang, intensitas
cahaya yang dihasilkan untuk warna tertentu belum cukup terang.
·
Harga produk
yang cenderung mahal sehingga masih belum terjangkau oleh kalangan umum.
E.
PLASMA
-
Pengertian
Monitor Plasma merupakan
jenis monitor yang menggabungkan teknologi CRT dengan LCD. Dengan teknologi
yang dihasilkan, mampu membuat layar dengan ketipisan menyerupai LCD dan sudut
pandang yang dapat slebar CRT. Plasma adalah sebuah layar datar emisif dimana
cahaya dihasilkan oleh fosfor yang tereksitasi oleh sebuah pelepasan muatan
plasma antara dua layar datar. Gas yang dilepaskn tidak melepaskan merkuri.
Monitor plasma atau
dikenal juga dengan Panel Display Plasma (PDP) memanfaatkan tegangan eksternal
untuk menyebabkan pelepasan gas di dalam panel untuk menghasilkan sinar
ultraviolet yang akan memperoses warna-warna Merah, Hijau, dan Biru. Kualitas
gambar yang dihasilkan oleh televisi plasma sangat maksimal. Monitor plasma
menggunakan warna penuh panel datar fosfor untuk menampilkan gambar-gambar. Ia
dikenal karena kombinasi dan reproduksi warnanya yang sangat baik dan
interaktif
-
Kelebihan
·
Display
plasma hampir menyerupai kemampuan monitor CRT, dengan contrast ratio tinggi
(10.000 : 1)
·
Reproduksi
warna sangat baik dan level black rendah
·
Hampir tidak
ada reponse time dan sudut pandang (viewing angle) sangat baik
·
Bentuk
ramping, tidak seperti televise proyeksi yang memiliki punggung besar
-
Kekurangan
·
Memiliki
ukuran pixel pitch yang besar, artinya memiliki resolusi rendah atau meski
resolusi tinggi, ukuran monitor haruslah besar
·
Memiliki
bobot yang sangat besar
·
Konsumsi
daya dan operasional suhu yang tinggi
·
Cell plasma
untuk perwakilan tiap pixel gambar hanya memiliki fungsi on/off sehingga
reproduksi warna jauh lebih terbatasi dibandingkan tipe CRT ataupun LC
F.
TOUCSCREEN
-
Pengertian
Monitor komputer layar sentuh menyediakan cara baru berinteraksi dengan komputer Anda dengan layar sentuh yang sensitif. Hal ini memungkinkan pengguna untuk berinteraksi langsung dengan aplikasi di layar tanpa perlu mouse atau keyboard.
Monitor komputer layar sentuh menyediakan cara baru berinteraksi dengan komputer Anda dengan layar sentuh yang sensitif. Hal ini memungkinkan pengguna untuk berinteraksi langsung dengan aplikasi di layar tanpa perlu mouse atau keyboard.
-
Kelebihan
Touchscreen
akan memberikan kemudahan dan kecepatan akses bagi penggunanya. Kita tidak
perlu repot untuk mencari tombol pada keyboard/keypad dalam mengeksekusi suatu
perintah. Pengguna yang sudah terbiasa, akan secara optimal mengakses menu-menu
yang paling sering digunakan sehingga proses keseluruhan akan lebih cepat.
Beberapa contoh penerapan pada notebook/PC ataupun handphone, menu-menu utama
akan lebih mudah diakses. Notebook jenis Tablet atau layar PC touchscreen pada
ATM/vending machine/kiosk sangat terbantu dalam hal ini. Menu sudah disusun
sedemikian rupa sehingga pengguna tidak perlu banyak berpikir, langsung
menyentuh pada layar dan perintah akan segera dieksekusi.
-
Kekurangan
Touchsreen
sangat sensitif dan butuh perawatan khusus, dimana layar harus selalu terjaga
kebersihannya agar sentuhan (input) bisa diterjemahkan dengan tepat. Bagi yang
suka ceroboh dalam menggunakan device, sebaiknya pertimbangkan pemilihan
teknologi ini. Jika rusak, akan sia-sia harga mahal yang kita bayar pada device
tersebut.
2. Viewer /
Proyektor
Viewer/ Proyektor adalah perangkat yang digunakan untuk
membuat proyeksi, proyektor sering dipakai didalam presentasi.
A.
LCD (Liquid Crystal Display)
-
Pengertian
Adalah proyekyor yang bekerja berdasarkan prinsip pembiasan cahaya yang
dihasilkan oleh panel – panel LCD.
-
Cara kerja
Panel LCD dibuat terpisah berdasarkan
warna – warna dasar yaitu merah-hijau-biru(RGB). Sehingga terdapat tiga panel
LCD dalam sebuah proyektor. Warna gambar yang dikeluarkan proyektor merupakan
hasil pembiasan dari panel – panel LCD tersebut yang telah disatukan oleh
sebuah prisma khusus. Gambar yang telah
disatukan tersebut kemudian dilewatkan melalui lensa dan dijatuhkan pada layar
sehingga dapat dilihat sebagai gambar utuh. Gambar yang dihasilkan proyektor
LCD memiliki kedalaman warna yang baik karena warna yang dihasilkan oleh panel
LCD langung sibiaskan lensa ke layar.
-
Kelebihan
·
Tipe
projector paling kuat
·
Menghasilkan
warna yang sangat baik, dan panel warna dapat kita tentukan sendiri
·
Intensitas
cahaya tinggi (lumens)
-
Kelemahan
·
Penggantian
light bulb yang cukup mahal
·
Lebih
mudah panas, membutuhkan ekstra pendingin untuk menghindari gangguan pada
projector akibat panas
·
Warna
menjadi kekuningan setelah 1000 jam pemakaian
B.
CRT (Cathode
Ray Tube)
-
Pengertian
Adalah proyektor yang mempunyai tiga CRT, plus lensa pembesar, yang
digunakan untuk memproyeksikan warna utama merah-hijau-biru(RGB).
-
Kelebihan
·
Dapat
menghasilkan kontras yang besar.
·
Menampilkan
kualitas gambar film yang memuaskan.
·
Menghemat
uang konsumen dalam pemeliharaan (tidak memiliki bola lampu)
·
Hidup yang
relatif panjang-20,000 jam
-
Kelemahan
·
Untuk harga
proyektornya mahal sekitar $10,000.
·
Kurang
fleksibel untuk persentasi di ruang yang kecil karena berukuran besar.
C.
DLP (Digital Light Processing)
-
Pengertian
Teknologi DLP dikembangkan oleh Texas Instruments,
dengan basis teknologi Digital Micromirror Device (DMD) chip yang terbuat dari
jutaan cermin super kecil. Tiap cermin digunakan untuk tiap pixel pada screen.
Citra yang masuk kemudian akan diolah ke dalam color wheel/disc dengan basis
warna merah, hijau, dan biru (RGB). Setelah itu citra melalui DMD, dan setiap
cermin akan mereflesikan dalam berbagai sudut dengan kecepatan yang sangat
cepat citra-citra warna yang dibutuhkan dalam penampilan suatu gambar pada
screen. Dengan perbandingan dan resolusi yang sama, sebenarnya projector ini
akan menampilkan gambar dengan pixel dan contrast yang lebih tinggi
dibandingkan dengan LCD projector. DLP
projector hanya menggunkan single DMD chip untuk memproses gambar, maka
projector ini dapat dikemas dengan bentuk yang lebih ringkas dan kecil,
rata-rata beratnya tidak mencapai 1 kg
-
Kelebihan
·
Contrast
rasio yang sangat baik
·
Lebih
kecil dan compact ukurannya
·
Pengatur
pixel yang sangat baik
-
Kelemahan
·
Sensitif
terhadap perubahan tegangan listrik
D. LcoS
(Liquid Crystal On Silicon)
-
Pengertian
Adalah projector terbaik dalam menghasilkan tampilan
gambar pada screen dibanding jenis projector lain. Namun dari semua jenis
projector yang beredar di pasaran, LCoS projector merupakan jenis projector
paling mahal dan paling berat.
Banyak
orang melirik projector ini karena pada projector ini digunakan penggabungan
antara LCD dan DLP teknologi. Seperti pada LCD projector, citra yang masuk akan
diolah pada suatu filter dengan basis warna merah, hijau, dan biru (RGB).
Kemudian citra akan masuk ke liquid crystal panel yang akan merefleksikan
warna-warna dan brightness yang dibutuhkan untuk menampilkan gambar seperti
pada DMD chip.
-
Kelebihan
·
Menayangkan
gambar paling baik
-
Kelemahan
·
Lebih
mahal dari LCD, namun masih di bawah DLP
·
Paling
besar diantara seluruh jenis ini
3. Printer
Printer
adalah salah satu hardware (perangkat keras) yang terhubung kekomputer dan
mempunyai fungsi untuk mencetak tulisan, gambar dan tampilanlainnya dari
komputer ke media kertas atau sejenis.
A.
Ink Jet
·
Pengertian
Printer jenis ini menggunakan tinta untuk mencetak
dengan kualitas hasil cetakannya rata-rata cukup bagus tergantung merek dan
tipe printer. Printer inkjet ini umumnya menggunakan tinta jenis dye yang
merupakan jenis tinta dengan kelebihan hasil cetakan warna yang sempurna tetapi
cepat luntur dan kurang tahan terhadap perubahan cuaca . Jenis tinta lainnya
adalah tinta pigmen yang mempunyai karakteristik tidak cepat luntur, tidak
cepat memudar apabila terkena matahari, waktu pengeringan tinta pada media
cetak lebih cepat dibandingkan dengan tinta dye namun hasil cetakan warna tidak sebagus tinta dye.
Mengenal Jenis Jenis Printer jenis inkjet merupakan
jenis printer yang paling banyak digunakan di masyarakat hal ini kemungkinan
besar disebabkan harga printer inkjet yang relative lebih murah. Jenis
Printer All In One dan Printer Inpus merupakan jenis printer inkjet yang lagi
popular saat ini. Dengan printer all in one ini kita bisa mendapatkan fasilitas
tambahan yaitu scanner dan fotocopy selain fasilitas printer.
-
Kelebihan
·
Tinta untuk
mencetak dan kualitas untuk mencetak gambar berwarna cukup bagus.
·
Menggunakan
teknik semprot, maka printer jenis ini sama sekali tidak menimbulkan suara
bising seperti halnya printer-printer sebelumnya.
·
Menggunakan
resolusi cetak yang tinggi (minimal 300 dpi/dot per-inch)
·
Dpi dan Ppm
lebih tinggi dibandingkan dot matrix.
·
Lebih mudah
mencetak gambar dan warna.
·
Kemampuan
mencetak sampai kertas yang lebar dengan kualitas yang baik.
·
Harganya
murah. Dapat mencetak langsung dari kamera digital atau media card tergantung
type dari printer tersebut
-
Kekurangan
·
Printer ink
jet tercepatpun tidak bisa menandingi kecepatan printer laser paling lambat.
·
Tidak bisa
mencetak secara rangkap pada saat bersamaan.
·
Biaya
operasional lebih mahal.
·
Waktu
mencetak menjadi lebih panjang
·
Cartridge
tinta relatif kecil sehingga harus sering ganti.
·
Harga cetak
perhalaman lebih tinggi dibanding printer laser.
·
Tinta bisa
luntur saat belum kering atau terkena sairan.
B. Dot
Matrik
·
Pengertian
Adalah jenis printer yang resolusi cetakanya masih
sangat rendah hal ini disebabkan karena print head printer jenis ini terdiri
jarum – jarum yang tersusun sekitar 9-24 pin, nantinya jarum – jarum ini akan
memukul pita (printer ribbon)sehingga membentuk sebuah karakter pada kertas.
-
Kelebihan
·
Awet (bisa
mencapai 8 tahun)
·
Pita printer
dot-matrix jauh lebih murah dibandingkan dengan toner ( tinta ) untuk
printer jenis inkjet dan laserjet.
·
Jenis
printer dot-matrix sangatlah bervariasi, ada yang berjenis color dan ada
pula yang berjenis non color.
·
Untuk
printer color, menggunakan pita (karbon / ribon) khusus yang mempunyai 4
warna yaitu hitam, biru, merah dan kuning.
·
Dapat
mencetak kertas rangkap
·
Dapat
mencetak ukuran kertas yang lebar
-
Kelemahan
·
Resolusi
cetaknya masih sangat rendah.
·
Ketika
sedang mencetak, printer jenis ini suaranya cenderung keras
·
Kualitas
untuk mencetak gambar kurang baik.
·
Dpi dan Ppm
rendah.
·
Geraknya
sangat lambat.
·
Warna yang
dihasilkan tidak bervariasi.
C.
Laser Jet
-
Pengertian
Printer
laser adalah printer dengan bahan baku tinta berupa serbuk atau toner. Cara
kerjanya yang mirip dengan mesin fotokopi
-
Kelebihan
·
Daya
cetaknya cukup banyak ( bisa mencapai lebih dari 10 lembar per menit ).
·
Kualitas
hasil cetak laser printer sangat bagus.
·
Hasil
cetakan cepat kering.
·
Memiliki
pilihan huruf dan style huruf yang sangat beragam
·
Printer
jenis ini memakai sistem yang hampir sama dengan sistem yang dipakai
oleh mesin foto-copy, sehingga hasil cetakkannya jauh lebih rapi jika
dibanding dengan printer- printer sebelumnya.
·
Dpi dan Ppm
sangat tinggi.
·
Efisien
untuk mencetak hitam putih.
·
Kapasitas
warna lebih banyak.
-
Kelemahan
·
Output foto
kurang bagus dari pada printer inkjet
·
Harga
printer laser warna lebih mahal daripada ink jet warna.
·
Kemungkinan cetak warna yang tidak pas pada
printer LED membuat gambar menjadi kabur.
·
Output
printer tinta padat bisa membuat paper jam pada mesin fotokopo atau scaner
dengan auto feeder.
·
Harga catridge-nya
lumayan mahal
·
Tidak dapat
digunakan secara terus menerus.
·
Tidak dapat
melakukan isi ulang tinta dengan manual
- Plotter
Plotter
merupakan jenis printer yang dirancang secara khusus guna menghasilkan output
komputer yang berupa gambar ataupun grafik. Berdasarkan devinisi kamus TI
plotter adalah Printer grafis yang menggambar dengan menggunakan pena-pena
tinta, plotter juga merupakan perangkat output pertama yang mampu mencetak
gambar berukuran gambar sebesar gambar arsitektur dan engineering. Dengan
menghubungkan plotter pada sistem komputer, maka berbagai bentuk gambar akan
dapat disajikan secara prima.
·
Perbedaan
plotter dengan printer
Sebuah
perangkat yang mencetak gambar di atas kertas berdasarkan perintah dari
komputer. Plotters berbeda dari printer, mereka menggambar garis menggunakan
pena. Akibatnya, mereka dapat menghasilkan garis berkesinambungan, sedangkan
printer hanya dapat mensimulasikan garis dengan mencetak serangkaian titik
jarak dekat. warnawarni plotters menggunakan pena yang berbeda-warna untuk
menggambar warna yang berbeda. Secara umum, plotter jauh lebih mahal dari
printer. Mereka digunakan dalam aplikasi teknik kemiripan yang sama persis.
· Fungsi Plotter
Plotter ini sering
digunakan untuk pembuatan spanduk dan media ruang luar (reklame), biasanya juga
bergabung fungsinya sebagai cutting, yaitu memotong kertas, terutama untuk
pemotongan stiker, dll
Macam
– macam :
·
Jenis -
jenis Plotter
Berdasarkan
prinsip kerjanya :
A.
Pena
-
Pengertian
Memiliki
satu atau sejumlah pena berwarna untuk menggambar pada kertas atau plastik
transparan, yang membuat keluaran dalam bentuk garis. untuk menggambar pada
kertas atau plastik transparan,keluaran plotter berupa garis kontinyu.
B.
Elektrostatis
-
Pengertian
Pada
plotter elektrostatis ini kertas diletakkan pada tempat datar seperti meja,
kemudian dibuat dengan prinsip kerja seperti pada mensin foto kopi, yaitu
dengan memberi tegangan listrik pada kertas. Tegangan listrik tersebut yang
akan menarik tinta untuk melekat pada kertas. Tinta kemudian dicairkan dengan
pemanasan. Kualitas jenis plotter ini tidak sebagus plotter pena, tetapi
kecepatannya lebih tinggi.
C.
Thermal
-
Pengertian
Plotter
thermal menggunakan pin yang dipanasi secara elektronis. Kemudian pin tersebut
dilewatkan pada jenis media yang peka terhadap panas, sehingga terbentuk
gambar. Plotter thermal dapat digunakan untuk mencetak pada kertas maupun pada
film buram.
Dalam
perkembangannya ada jenis plotter lain yang akan dibahas, yaitu:
A.
Pemotong
-
Pengertian
Plotter
jenis ini dapat sekaligus memotonh bahan vinyl, karet, gabus, kulit, dan
lain-lain. Contoh pemanfaatannya yaitu pada industri sepatu atau industri
pakaian, untuk memotong pola atau bahan sekaligus.
B.
Format Lebar
-
Pengertian
Plotter
format lebar biasa digunakan oleh perusahaan grafis, karena plotter jenis ini
dapat membuat cetakan berwarna dalam kertas yang sangat lebar. Teknologi yang
digunakan ada yang menyerupai printer ink-jet ataupun plotter thermal.
Teken in op:
Plasings (Atom)