Sondag 05 Mei 2013

"Kenangan & Harapan"

tik...tik...tik..rintink air mata
menetes ketika ingat diri mu
alam memisahkan kita
jauh...jauh
ayah...
engkaulah pahlawanku
canda..
senyum..
marah..
perintahmu...
itulah serangkaian hal yang indah
tapi itu semua sirna
tinggal kenangan yang ada
tinggal kenangan yang indah
tinggal harapan...
harapan aku bisa menemukan lelaki seperti mu





Saterdag 04 Mei 2013

IT "Media Penyimpanan"


EKSTERNAL
A. Dahulu ( sebelum tahun 2000)
ü  Punch cards
Yaitu media penyimpanan yang diciptakan pada tahun 1752 oleh Basile Bouchon. Punch card hanya mampu menyimpan sedikit data. Sebenarnya Punch card tidak digunakan untuk menyimpan data melainkan untuk menyimpan sebuah pengaturan mesin tekstil.
ü  Punched tape
Yaitu media penyimpanan yang diciptakan pada tahun 1846 oleh Alexander Bain, pada awalnya Punched tape digunakan untuk mesin fax, telegram, industri tekstil sebagai alat tenun mekanik. Di dunia komputer  Punched tape digunakan untuk input dan output data, setiap pita mewakili satu karakter.
ü  Wiliams tube / Wiliams – Kilburn tube
Yaitu media penyimpanan yang diciptakan pada tahun 1947 oleh Freddie Wiliams dan Tom Kilburn. Wiliams tube / Wiliams – Kilburn tube merupakan RAM pertama dengan kecepatan 1.2 miliseconds per instruksi dan mempunyai kapasitas 512 sampai 1024 bits.
ü  Selectron tubes
Yaitu media penyimpanan yang diciptakan pada tahun 1953 oleh RCA.  Selectron tubes memiliki kapasitas penyimpanan data sebesar 256 sampai 4096 bits (32 sampai 512 bytes). Selectron tubes yang mempunyai kapasitas 4096 ini mempunyai panjang 25 cm dn lebar 8 cm. Selectron tubes adalah media penyimpanan yang sangat mahal, sehingga tidak sukses dipasaran.
ü  Drum Memory
Yaitu media penyimpanan yang ditemukan pada tahun 1932 oleh Gustav Tauschek di Austria, namun terkenal pada era 1950an sampai 1960an. Kapasitas penyimpanannya adalah 10 kB.
ü  Magnetic tape    
Yaitu media penyimpanan yang digunakan pada tahun 1951 oleh IBM untuk menyimpan data kedalamnya, Magnetic tape dapat menyimpan data 128 bits per inc.
IBM 350
Yaitu media penyimpan dari super komputer pertama yang dibuat dengan 50 disc berukuran 24 0nc yang dapat berputar hingga 1200 RPM. Kapasitas penyimpanan tidak besar hanya 4,4 MB(setara dengan 5 milyar karakter).
ü  Compact Cassette
Yaitu media penyimpanan yang diperkenalkan pada tahun 1963 oleh Philips namun mulai populer pada tahun 1970an.
ü  Floppy Disk
Yaitu media penyimpanan yang diperkenalkan pada tahun 1969 dengan ukuran 8 inc yang hanya dapat menyimpan 80Kb dan hanya bida read-only. Pada tahun 1972 disket yang serupa juga dimunculkan dengan ukuran yang sama namun dapat menyimpan 1,2 MB yang bisa menyimpan data berulang – ulang. Pada ahun 1990an dimunculkan lagi Floppy Disk dengan ukuran 3 inc yang dapat menyimpan data sebesar 250 MB
ü  Laserdisc
Yaitu media penyimpanan yang diciptakan pada tahun 1978. Laserdusc dikenal dengan Laser videodisc dan Tom Disco Vision dengan diameter 30 cm. Laserdisc ini mampu memutar audio atau video hingga 60 menit.
ü  Compact Disc (CD)
Yaitu media penyimpanan yang diciptakan pada tahun 1979 oleh Philips dan SONY. CD mulai dipasarkan tahun 1982. Kapasitas CD sebesar 700 MB.
ü  IBM 3380
Yaitu media penyimpanan yang diciptakan pada tahun 1980. IBM 3380 merupakan media penyimpan pertama dengan kemampuan penyimpanan 2,52 GB. Besar IBM 3380 ini sebesar kulkas yang mempunyai berat sekitar 250 kg dan harganya sekitar 729 juta sampai 1,2 Milyar.

ü  ST-506
Yaitu media penyimpanan yang diciptakan pada tahun 1980 oleh Seagate. ST-506 merupakan hardisk pertama yang berukuran 5,26 inc.
ü  Digital Audio Tape (DAT)
Yaitu media penyimpanan yang diciptakan pada tahun 1987 oleh SONY. DAT berfungsi sebagai media penyimpanan audio. DAT mempunyai kapasitas 1,3 GB, sehingga mampu memainkan audio selama 120 menit.
ü  MiniDisc (MD)
Yaitu media penyimpanan yang diciptakan pada september 1992 oleh SONY. MD mampu menyimpan 140 MB.
ü  Zip drive
Yaitu media penyimpanan yang diciptakan pada tahun 1994 oleh SONY. Kapasitas dari Zip drive adalah 100 MB. Zip drive bisa digunakan berulang-ulang dan lebih cepat daripada CD-R.
ü  DVD
Yaitu media penyimpanan yang diciptakan pada tahun 1995 oleh SONY, Philips, Thoshiba, dan Panasonic. DVD merupakan perkembangan dari CD yang dapat menyimpan hingga 8,5 GB.
ü  Seagate Barracuda
Yaitu media penyimpanan yang dirilis pada tahun 1996. Seagate Barracuda merupakan hardisk pertama dengan kecepatan putaran 7200 RPM. Seagate Barracuda saat itu mampu menyimpan data sebesar 2.5 GB disebut dengan seri Barracuda 2LP.
ü  Microdrive (MD)
Sebelum flash memory ada, sebelumya muncul IBM 170 Microdrive, yang dibuat pada tahun 1999. IBM 170 microdrive berkapasitas 170 MB.

B. Sekarang (tahun 2000 sampai saat ini)
1. USB Flash Drive
       Yaitu media penyimpanan yang mulai dipasarkan pada tahun 2000 di Amerika Selatan. Flash Drive merupakan perangkat penyimpanan paling trend pada era ini. Yang mudah di bawa da kapasitas  nya yang tidak di ragukan lagi. USB flash drive adalah alat penyimpanan data memori flash tipe NAND yang memiliki alat penghubung USB yang terintegrasi. Flash drive ini biasanya berukuran kecil, ringan, serta bisa dibaca dan ditulisi dengan mudah. USB flash drive memiliki banyak kelebihan dibandingkan alat penyimpanan data lainnya, khususnya disket atau cakram padat. Alat ini lebih cepat, kecil, dengan kapasitas lebih besar, serta lebih dapat diandalkan (karena tidak memiliki bagian yang bergerak) daripada disket. Kapasitas yang dimiliki mulai dari 2GB, 4GB, 6GB, 8GB, 16GB, dll harganya pun saat ini sangat terjangkau.
2. Secure Digital Card (SD Card
Yaitu media penyimpanan yang dikenalkan pada tahun 2000. SD Card saat itu hanya berkapasitas 32 MB, SD Card memiliki banyak tipe diantaranya: miniSD, miniSDHC, miniSDIO, microSD, SDHC, dan SDXC. SD Card sering digunakan untuk media penyimpanan pada kamera dan ponsel.
3. HD DVD
Yaitu media penyimpanan yang dipasarkan pada tahn 2006 oleh Toshiba. HD DVD mampu menyimpan sampai dengan 30 GB
4. Blu-ray Disc (BD)
Yaitu media penyimpanan yang diluncurkan pada tahun 2006 oleh SONY . Kapasitas penyimpanan Blu-ray Disc sebesar 60 Gb.
5. Solid-State Drive (SSD)
Yaitu media penyimpanan yang diperkenalkan pada tahun 2008. SSD pada saat itu memiliki kapasitas penyimpanan sebesar 64GB. Waktu booting lebih cepat, dan ukuran yang lebih kecil.
6. Cloud Storage
Ditahun 2012 dapat menemukan media penyimpanan yang bernama dengan Cloud Storage. Dengan menggunakan ini kamu dapat mengakses data yang kamu miliki dimana saja dan kapan saja kamu berada, selama kamu memiliki akses internet. Cloud Storage yang cukup terkenal dengan memberikan media penyimpanan gratis adalah SkyDrive, Google Drive, DropBox, dan Box.

C. Masa depan (setelah tahun 2013)
Untuk teknologi masa depan suatu saat akan tercipta Holographic Versatile Disc (HVD) yang dapat menyimpan data 160 kali lebih banyak dari Blu-Ray Disc. Kemampuan menyimpa data hingga 3.9 TB (Tera Byte) dalam sebuah disk atau secara dengan 4.600 – 11.900 jam menjalankan video menggunakan MPEG4.
INTERNAL
A.  RAM
RAM yang merupakan singkatan dari Random Access Memory ditemukan oleh Robert Dennard dan diproduksi secara besar – besaran oleh Intel pada tahun 1968, jauh sebelum PC ditemukan oleh IBM pada tahun 1981. Dari sini lah perkembangan RAM bermula. Pada awal diciptakannya, RAM membutuhkan tegangan 5.0 volt untuk dapat berjalan pada frekuensi 4,77MHz, dengan waktu akses memori (access time) sekitar 200ns (1ns = 10-9 detik).
  1. DRAM
Pada tahun 1970, IBM menciptakan sebuah memori yang dinamakan DRAM. DRAM sendiri merupakan singkatan dari Dynamic Random Access Memory. Dinamakan Dynamic karena jenis memori ini pada setiap interval waktu tertentu, selalu memperbarui keabsahan informasi atau isinya. DRAM mempunyai frekuensi kerja yang bervariasi, yaitu antara 4,77MHz hingga 40MHz.

2. FP RAM
Fast Page Mode DRAM atau disingkat dengan FPM DRAM ditemukan sekitar tahun 1987. Sejak pertama kali diluncurkan, memori jenis ini langsung mendominasi pemasaran memori, dan orang sering kali menyebut memori jenis ini “DRAM” saja, tanpa menyebut nama FPM. Memori jenis ini bekerja layaknya sebuah indeks atau daftar isi. Arti Page itu sendiri merupakan bagian dari memori yang terdapat pada sebuah row address. Ketika sistem membutuhkan isi suatu alamat memori, FPM tinggal mengambil informasi mengenainya berdasarkan indeks yang telah dimiliki.     FPM memungkinkan transfer data yang lebih cepat pada baris (row) yang sama dari jenis memori sebelumnya. FPM bekerja pada rentang frekuensi 16MHz hingga 66MHz dengan access time sekitar 50ns. Selain itu FPM mampu mengolah transfer data (bandwidth) sebesar 188,71 Mega Bytes (MB) per detiknya. Memori FPM ini mulai banyak digunakan pada sistem berbasis Intel 286, 386 serta sedikit 486.


3. EDO RAM
Pada tahun 1995, diciptakanlah memori jenis Extended Data Output Dynamic Random Access Memory (EDO DRAM) yang merupakan penyempurnaan dari FPM. Memori EDO dapat mempersingkat read cycle-nya sehingga dapat meningkatkan kinerjanya sekitar 20 persen. EDO mempunyai access time yang cukup bervariasi, yaitu sekitar 70ns hingga 50ns dan bekerja pada frekuensi 33MHz hingga 75MHz. Walaupun EDO merupakan penyempurnaan dari FPM, namun keduanya tidak dapat dipasang secara bersamaan, karena adanya perbedaan kemampuan.
Memori EDO DRAM banyak digunakan pada sistem berbasis Intel 486 dan kompatibelnya serta Pentium generasi awal.

4. SDRAM PC66
Pada peralihan tahun 1996 – 1997, Kingston menciptakan sebuah modul memori dimana dapat bekerja pada kecepatan (frekuensi) bus yang sama/sinkron dengan frekuensi yang bekerja pada prosessor. Itulah sebabnya mengapa Kingston menamakan memori jenis ini sebagai Synchronous Dynamic Random Access Memory (SDRAM). SDRAM ini kemudian lebih dikenal sebagai PC66 karena bekerja pada frekuensi bus 66MHz. Berbeda dengan jenis memori sebelumnya yang membutuhkan tegangan kerja yang lumayan tinggi, SDRAM hanya membutuhkan tegangan sebesar 3,3 volt dan mempunyai access time sebesar 10ns.
Dengan kemampuannya yang terbaik saat itu dan telah diproduksi secara masal, bukan hanya oleh Kingston saja, maka dengan cepat memori PC66 ini menjadi standar memori saat itu. Sistem berbasis prosessor Soket 7 seperti Intel Pentium klasik (P75 – P266MMX) maupun kompatibelnya dari AMD, WinChip, IDT, dan sebagainya dapat bekerja sangat cepat dengan menggunakan memori PC66 ini. Bahkan Intel Celeron II generasi awal pun masih menggunakan sistem memori SDRAM PC66.

5. SDRAM PC100
Chipset ini didesain untuk dapat bekerja pada frekuensi bus sebesar 100MHz. Chipset ini sekaligus dikembangkan oleh Intel untuk dipasangkan dengan prosessor terbaru Intel Pentium II yang bekerja pada bus 100MHz. Karena bus sistem bekerja pada frekuensi 100MHz sementara Intel tetap menginginkan untuk menggunakan sistem memori SDRAM, maka dikembangkanlah memori SDRAM yang dapat bekerja pada frekuensi bus 100MHz.

6. DDRAM
Pada tahun 1999, Rambus menciptakan sebuah sistem memori dengan arsitektur baru dan revolusioner, berbeda sama sekali dengan arsitektur memori SDRAM. Oleh Rambus, memori ini dinamakan Direct Rambus Dynamic Random Access Memory. Dengan hanya menggunakan tegangan sebesar 2,5 volt, RDRAM yang bekerja pada sistem bus 800MHz melalui sistem bus yang disebut dengan Direct Rambus Channel, mampu mengalirkan data sebesar 1,6GB per detiknya (1GB = 1000MHz). Sayangnya kecanggihan DRDRAM tidak dapat dimanfaatkan oleh sistem chipset dan prosessor pada kala itu sehingga memori ini kurang mendapat dukungan dari berbagai pihak. Satu lagi yang membuat memori ini kurang diminati adalah karena harganya yang sangat mahal.

7. RDRAM PC800
Masih dalam tahun yang sama, Rambus juga mengembangkan sebuah jenis memori lainnya dengan kemampuan yang sama dengan DRDRAM. Perbedaannya hanya terletak pada tegangan kerja yang dibutuhkan. Jika DRDRAM membutuhkan tegangan sebesar 2,5 volt, maka RDRAM PC800 bekerja pada tegangan 3,3 volt. Nasib memori RDRAM ini hampir sama dengan DRDRAM, kurang diminati, jika tidak dimanfaatkan oleh Intel.

Intel yang telah berhasil menciptakan sebuah prosessor berkecepatan sangat tinggi membutuhkan sebuah sistem memori yang mampu mengimbanginya dan bekerja sama dengan baik. Memori jenis SDRAM sudah tidak sepadan lagi. Intel membutuhkan yang lebih dari itu. Dengan dipasangkannya Intel Pentium4, nama RDRAM melambung tinggi, dan semakin lama harganya semakin turun.
  1. SDRAM PC133
Selain dikembangkannya memori RDRAM PC800 pada tahun 1999, memori SDRAM belumlah ditinggalkan begitu saja, bahkan oleh Viking, amalah semakin ditingkatkan kemampuannya. Sesuai dengan namanya, memori SDRAM PC133 ini bekerja pada bus berfrekuensi 133MHz dengan access time sebesar 7,5ns dan mampu mengalirkan data sebesar 1,06GB per detiknya. Walaupun PC133 dikembangkan untuk bekerja pada frekuensi bus 133MHz, namun memori ini juga mampu berjalan pada frekuensi bus 100MHz walaupun tidak sebaik kemampuan yang dimiliki oleh PC100 pada frekuensi tersebut.


9.  SDRAM PC150
Perkembangan memori SDRAM semakin pesat setelah Mushkin, pada tahun 2000 berhasil mengembangkan chip memori yang mampu bekerja pada frekuensi bus 150MHz, walaupun sebenarnya belum ada standar resmi mengenai frekunsi bus sistem atau chipset sebesar ini. Masih dengan tegangan kerja sebesar 3,3 volt, memori PC150 mempunyai access time sebesar 7ns dan mampu mengalirkan data sebesar 1,28GB per detiknya.

Memori ini sengaja diciptakan untuk keperluan overclocker, namun pengguna aplikasi game dan grafis 3 dimensi, desktop publishing, serta komputer server dapat mengambil keuntungan dengan adanya memori PC150.

10. DDR SDRAM
Masih di tahun 2000, Crucial berhasil mengembangkan kemampuan memori SDRAM menjadi dua kali lipat. Jika pada SDRAM biasa hanya mampu menjalankan instruksi sekali setiap satu clock cycle frekuensi bus, maka DDR SDRAM mampu menjalankan dua instruksi dalam waktu yang sama. Teknik yang digunakan adalah dengan menggunakan secara penuh satu gelombang frekuensi. Jika pada SDRAM biasa hanya melakukan instruksi pada gelombang positif saja, maka DDR SDRAM menjalankan instruksi baik pada gelombang positif maupun gelombang negatif. Oleh karena dari itu memori ini dinamakan DDR SDRAM yang merupakan kependekan dari Double Data Rate Synchronous Dynamic Random Access Memory.
Dengan memori DDR SDRAM, sistem bus dengan frekuensi sebesar 100-133 MHz akan bekerja secara efektif pada frekuensi 200 – 266 MHz. DDR SDRAM pertama kali digunakan pada kartu grafis AGP berkecepatan ultra. Sedangkan penggunaan pada prosessor, AMD ThunderBird lah yang pertama kali memanfaatkannya.

11. DDR RAM
Pada 1999 dua perusahaan besar microprocessor INTEL dan AMD bersaing ketat dalam meningkatkan kecepatan clock pada CPU. Namun menemui hambatan, karena ketika meningkatkan memory bus ke 133 Mhz kebutuhan Memory (RAM) akan lebih besar. Dan untuk menyelesaikan masalah ini maka dibuatlah DDR RAM (double data rate transfer) yang awalnya dipakai pada kartu grafis, karena sekarang anda bias menggunakan hanya 32 MB untuk mendapatkan kemampuan 64 MB. AMD adalah perusahaan pertama yang menggunakan DDR RAM pada motherboardnya.


12. DDR2 RAM
Ketika memori jenis DDR (Double Data Rate) dirasakan mulai melambat dengan semakin cepatnya kinerja prosesor dan prosesor grafik, kehadiran memori DDR2 merupakan kemajuan logis dalam teknologi memori mengacu pada penambahan kecepatan serta antisipasi semakin lebarnya jalur akses segitiga prosesor, memori, dan antarmuka grafik (graphic card) yang hadir dengan kecepatan komputasi yang berlipat ganda.

Perbedaan pokok antara DDR dan DDR2 adalah pada kecepatan data serta peningkatan latency mencapai dua kali lipat. Perubahan ini memang dimaksudkan untuk menghasilkan kecepatan secara maksimum dalam sebuah lingkungan komputasi yang semakin cepat, baik di sisi prosesor maupun grafik.
Selain itu, kebutuhan voltase DDR2 juga menurun. Jika pada DDR kebutuhan voltase tercatat 2,5 Volt, pada DDR2 kebutuhan ini hanya mencapai 1,8 Volt. Artinya, kemajuan teknologi pada DDR2 ini membutuhkan tenaga listrik yang lebih sedikit untuk menulis dan membaca pada memori.


13. DDR3 RAM
RAM DDR3 ini memiliki kebutuhan daya yang berkurang sekitar 16% dibandingkan dengan DDR2. Hal tersebut disebabkan karena DDR3 sudah menggunakan teknologi 90 nm sehingga konsusmsi daya yang diperlukan hanya 1.5v, lebih sedikit jika dibandingkan dengan DDR2 1.8v dan DDR 2.5v. Secara teori, kecepatan yang dimiliki oleh RAM ini memang cukup memukau. Ia mampu mentransfer data dengan clock efektif sebesar 800-1600 MHz. Pada clock 400-800 MHz, jauh lebih tinggi dibandingkan DDR2 sebesar 400-1066 MHz (200- 533 MHz) dan DDR sebesar 200-600 MHz (100-300 MHz). Prototipe dari DDR3 yang memiliki 240 pin. Ini sebenarnya sudah diperkenalkan sejak lama pada awal tahun 2005. Namun, produknya sendiri benar-benar muncul pada pertengahan tahun 2007 bersamaan dengan motherboard yang menggunakan chipset Intel P35 Bearlake dan pada motherboard tersebut sudah mendukung slot DIMM.






B. ROM
Read Only Memory (ROM) adalah suatu himpunan dari chip yang berisi bagian dari sistem operasi yang mana dibutuhkan pada saat komputer dinyalakan. ROM juga dikenal sebagai suatu firmware. ROM tidak bisa ditulisi atau diubah isinya oleh pengguna. ROM tergolong dalam media penyimpanan yang sifatnya non volatile. Chip ROM datang dari pabriknya dengan program atau instruksi yang sudah disimpan di dalamnya. Satu-satunya cara untuk mengganti kontennya adalah dengan mencopotnya dari komputer dan menggantinya dengan ROM yang lain. Chip ROM dapat berisi program yang sering digunakan, seperti rutin-rutin komputasi untuk menghitung akar suatu bilangan dan lain sebagainya.
Penggunaan dari ROM ini contohnya adalah sebagai media penyimpanan dari BIOS (Basic Input-Output System) yang diuat oleh pabriknya. BIOS merupakan bagian yang sangat kritis dari suatu sistem operasi, yang mana fungsinya memberi tahu komputer bagaimana caranya mengakses disk drive. Ketika komputer dinyalakan, RAM masih kosong dan instruksi yang ada pada ROM BIOS lah yang digunakan oleh CPU untuk mencari disk drive yang berisi file-file utama dalam sistem operasi. Komputer lalu memindahkan file-file tersebut ke dalam RAM dan kemudian menjalankannya.

Ada tiga variasi dari ROM, yaitu:

1. PROM (Programmable Read Only Memory)
 Chip PROM adalah suatu chip yang kosong yang mana program dapat dituliskan ke dalamnya dengan menggunakan suatu peralatan khusus. Chip PROM dapat diprogram sekali dan biasanya digunakan oleh pabrik sebagai control device di dalam produk-produknya.

2. EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory)
EPROM mirip dengan PROM, tetapi program dapat dihapus dan program yang baru bisa dituliskan ke dalamnya dengan menggunakan suatu peralatan khusus yang menggunakan sinar ultraviolet. EPROM digunakan untuk controlling device, seperti robot dan sebagainya.

3. EEPROM (Electronic Erasable Programmable Read Only Memory)
Chip EEPROM dapat diprogram ulang dengan menggunakan suatu electric impulses yang khusus. Mereka tidak perlu dicabut atau diubah.

IT "Perkembangan Teknologi"

1.      Monitor
Monitor komputer adalah salah satu jenis soft-copy device, karena keluarannya adalah berupa sinyal elektronik, dalam hal ini berupa gambar yang tampil di layar monitor. Gambar yang tampil adalah hasil pemrosesan data ataupun informasi masukan. Monitor memiliki berbagai ukuran layar seperti layaknya sebuah televisi. Tiap merek dan ukuran monitor memiliki tingkat resolusi yang berbeda. Resolusi ini lah yang akan menentukan ketajaman gambar yang dapat ditampilkan pada layar monitor. Jenis-jenis monitor saat ini sudah sangat beragam, mulai dari bentuk yang besar dengan layar cembung, sampai dengan bentuk yang tipis dengan layar datar (flat).

-          Adapun monitor – monitor :

A.     CRT (Cathode Ray Tube)
-          Pengertian
Pengertian monitor CRT secara umum adalah “monitor cembung” atau “monitor tabung”. Monitor CRT (Cathode Ray Tube) merupakan monitor generasi kedua dari monitor komputer yang  merupakan generasi pertama dari monitor komputer pada jaman modern. CRT (cathode ray tube) monitor merupakan teknologi layar kuno yang populer bahkan ke dalam abad ke-21. Tabung sinar katoda senjata berisi beberapa elektron, yang elektron api melalui ruang hampa ke fosfor “pixel”. Tiga warna fosfor “piksel” yang hadir (merah, hijau dan biru), dan defleksi oleh medan magnet menentukan mana yang akan dinyalakan.
-           Kelebihan
Harga relatif lebih murah.
-          Kekurangan
·         Konsumsi listrik yang lebih besar
·         Merusak mata
·         Sinar radiasi yang berakibat kurang baik untuk manusia, baik otak, mata dan sel rambut
  -          Jenis – jenis monitor CRT
1.      MDA (Monochrome Display Adapter (tidak berwarna))
Tahun pembuatan : 1986
2.      CGA (Colour Graphic Adapter (berwarna tapi tidak bisa untuk OS Windows))
Tahun pembuatan : 1987
3.      EGA (Enhanced Graphic Array (berwarna, tidak bisa untuk OS Windows))
Tahun pembuatan : 1990
4.      VGA (Video Graphic Array (berwarna & bisa untuk OS Windows, belum bisa Full Screen))
Tahun pembuatan : 1992
5.      SVGA (Super Video Graphic Array (berwarna & bisa untuk OS Windows, Full Screen))
Tahun pembuatan : 1997-sekarang
B.     LCD (Liquid Crystal Display)
-          Pengertian
Pengertian monitor LCD merujuk kepada penggunaan varian pixels (titik warna cahaya) yang tidak memancarkan cahayanya sendiri seperti halnya monitor CRT. Monitor LCD (Liquid Crystal Display) menggunakan teknologi yang disebut dengan ‘kristal cair’ sebagai penghasil gambar monitor. Pada teknologi LCD sumber cahaya berasal dari lampu neon berwarna putih yang tersusun secara merata pada bagian belakang susunan pixel (kristal cair) tadi yang jumlahnya mencapai jutaan piksel hingga membentu sebuah gambar. Kutub kristal cair yang dilewati oleh arus listrik akan berubah karena pengaruh polarisasi medan magnetik yang timbul dan oleh karenanya akan hanya membiarkan beberapa warna diteruskan sedangkan warna lainnya tersaring.
Untuk pengertian mengenai pixels secara lebil detil dapat membaca artikel sebelumnya mengenai Cara Membedakan Foto Manipulasi Atau Bukan.
-          Kelebihan
·         Kualitas gambar lebih jernih dan tajam
·         Sinar yang dipancarkan oleh LCD tidak melelahkan mata
·         Konsumsi listrik lebih hemat
·         Dimensi yang tipis dan ringan
-          Kekurangan
·         Layar LCD cenderung lebih sensitif
-          Lapisan – lapisan dalam sebuah LCD
·         Polaroid belakang
·         Elektroda belakang
·         Plat kaca belakang
·         Kristal cair
·         Plat kaca depan
·         Elektroda depan
·         Polaroid depan

C.     LED (Light Emitting Diode)
-          Pengertian
Monitor LED (Light Emitting Diode) adalah monitor yang menggunakan teknologi LED. Kata LED merupakan singkatan dari Light Emitting Diode (dioda cahaya) ialah suatu semikonduktor yang memancarkan cahaya monokromatik yang tidak koheren ketika diberi tegangan maju. Gejala ini termasuk bentuk elektroluminesensi. Warna yang dihasilkan bergantung pada bahan semikonduktor yang dipakai, dan bisa juga ultraviolet dekat atau inframerah dekat. Pada beberapa tipe LED memiliki fungsi dan fitur yang lebih lengkap dibandingkan LCD, seperti kemampuan digital touch screen, Digital TV internet, Digital TV tuner.
-          Kelebihan
·         Konsumsi listrik yang lebih hemat dibandingkan dengan LCD
·         Kontras gambar yang sangat tajam hingga jutaan pixels
·         Usia pemakaian LED lebih pajang
·         Dimensi monitor yang sangat tipis
·         Pencahayaan lebih baik dibandingkan LCD
-          Kekurangan
·         Layar LED yang lebih tipis cenderung lebih sensitif
·         Harga lebih mahal dibandingkan LCD
D.     OLED (light emitting diode organik)
-          Pengertian
OLED (light emitting diode organik) adalah sebuah teknologi layar muncul yang belum membuatnya menjadi PC monitor mainstream terutama karena biaya tinggi saat ini terkait dengan pembuatan monitor OLED. Monitor OLED menggunakan prinsip electroluminescence, menggunakan bahan-bahan yang bersinar ketika arus diterapkan, daripada mengandalkan sebuah lampu latar. Ini berarti bahwa monitor yang lebih tipis dan ringan, memiliki rasio kontras yang tak tertandingi, reproduksi warna dan waktu respon dan bahkan dapat dibuat fleksibel. Meskipun teknologi ini saat ini tidak digunakan pada monitor PC, layar yang lebih kecil seperti pada ponsel high-end layar sentuh, kamera digital dan 11-inci yang indah Sony Xel-1 TV (yang terdapat dalam video di bawah ini) fitur teknologi OLED.
-          Cara kerja
Yaitu jika pada elektrode diberikan medan listrik, fungsi kerja katode akan turun dan membuat elektron - elektron bergerak dari katode menuju pita konduksi di lapisan organik. Keadaan ini mengakibatkan munculnya lubang (hole) di pita valensi. Anode akan mendorong lubang untuk bergerak menuju pita valensi bahan organik. Keadaan ini mengakibatkan terjadinya proses rekombinasi elektron dan lubang di dalam lapisan organik dimana elektron akan turun dan bersatu dengan lubang lalu memberikan kelebihan energi dalam bentuk foton cahaya dengan panjang gelombang tertentu. Pada akhirnya akan diperoleh satu jenis pancaran cahaya dengan panjang gelombang tertentu bergantung pada jenis bahan pemancar cahaya yang digunakan.
-          Kelebihan
·         Tampilan OLED baru dan menarik. Layar terbuat dari gabungan warna dalam kaca transparan sangat tipis sehingga ringan dan fleksibel.
·         Kemampuan OLED untuk beroperasi sebagai sumber cahaya yang menghasilkan cahaya putih terang saat dihubungkan dengan sumber listrik.
·         Konsumsi daya listrik yang rendah dan terbuat dari bahan organik menjadikan OLED sebagai teknologi ramah lingkungan.
·         Biaya operasional yang relatif rendah dan proses perakitan yang relatif sederhana dibandingkan LCD. OLED dapat dicetak ke atas substrat yang sesuai dengan menggunakan teknologi pencetak tinta semprot (inkjet printer).
·         Memiliki jangkauan wilayah warna, tingkat terang, dan tampilan sudut pandang yang sangat luas. Piksel OLED memancarkan cahaya secara langsung sedangkan LCD menggunakan teknologi cahaya belakang (backlight) sehingga tidak memancarkan warna yang sebenarnya.
·         OLED memiliki waktu reaksi yang lebih cepat. Layar LCD memiliki waktu reaksi 8-12 milisekon, sedangkan OLED hanya kurang dari 0.01 ms.
·         OLED dapat dioperasikan dalam batasan suhu yang lebih lebar.
-          Kekurangan
·         Masalah teknis OLED yaitu masa bertahan bahan organik yang terbatas, sekitar 14.000 jam dibandingkan layar datar lain yang bisa mencapai 60.000 jam. Pada tahun 2007, masa bertahan OLED dikembangkan menjadi 198.000 jam.
·         Kelembaban dapat memperpendek umur OLED. Bahan kandungan organik di dalam OLED dapat rusak jika terkena air.
·         Pengembangan proses segel (improved sealing process) dalam praktik pembuatan OLED dapat membatasi masa bertahan tampilan.
·         Dalam piranti OLED multi-warna yang ada sekarang, intensitas cahaya yang dihasilkan untuk warna tertentu belum cukup terang.
·         Harga produk yang cenderung mahal sehingga masih belum terjangkau oleh kalangan umum.

E.     PLASMA
-          Pengertian
Monitor Plasma merupakan jenis monitor yang menggabungkan teknologi CRT dengan LCD. Dengan teknologi yang dihasilkan, mampu membuat layar dengan ketipisan menyerupai LCD dan sudut pandang yang dapat slebar CRT. Plasma adalah sebuah layar datar emisif dimana cahaya dihasilkan oleh fosfor yang tereksitasi oleh sebuah pelepasan muatan plasma antara dua layar datar. Gas yang dilepaskn tidak melepaskan merkuri.
Monitor plasma atau dikenal juga dengan Panel Display Plasma (PDP) memanfaatkan tegangan eksternal untuk menyebabkan pelepasan gas di dalam panel untuk menghasilkan sinar ultraviolet yang akan memperoses warna-warna Merah, Hijau, dan Biru. Kualitas gambar yang dihasilkan oleh televisi plasma sangat maksimal. Monitor plasma menggunakan warna penuh panel datar fosfor untuk menampilkan gambar-gambar. Ia dikenal karena kombinasi dan reproduksi warnanya yang sangat baik dan interaktif
-          Kelebihan
·         Display plasma hampir menyerupai kemampuan monitor CRT, dengan contrast ratio tinggi (10.000 : 1)
·         Reproduksi warna sangat baik dan level black rendah
·         Hampir tidak ada reponse time dan sudut pandang (viewing angle) sangat baik
·         Bentuk ramping, tidak seperti televise proyeksi yang memiliki punggung besar
-          Kekurangan
·         Memiliki ukuran pixel pitch yang besar, artinya memiliki resolusi rendah atau meski resolusi tinggi, ukuran monitor haruslah besar
·         Memiliki bobot yang sangat besar
·         Konsumsi daya dan operasional suhu yang tinggi
·         Cell plasma untuk perwakilan tiap pixel gambar hanya memiliki fungsi on/off sehingga reproduksi warna jauh lebih terbatasi dibandingkan tipe CRT ataupun LC
           

F.      TOUCSCREEN
-          Pengertian
Monitor komputer layar sentuh menyediakan cara baru berinteraksi dengan komputer Anda dengan layar sentuh yang sensitif. Hal ini memungkinkan pengguna untuk berinteraksi langsung dengan aplikasi di layar tanpa perlu mouse atau keyboard.
-          Kelebihan
Touchscreen akan memberikan kemudahan dan kecepatan akses bagi penggunanya. Kita tidak perlu repot untuk mencari tombol pada keyboard/keypad dalam mengeksekusi suatu perintah. Pengguna yang sudah terbiasa, akan secara optimal mengakses menu-menu yang paling sering digunakan sehingga proses keseluruhan akan lebih cepat. Beberapa contoh penerapan pada notebook/PC ataupun handphone, menu-menu utama akan lebih mudah diakses. Notebook jenis Tablet atau layar PC touchscreen pada ATM/vending machine/kiosk sangat terbantu dalam hal ini. Menu sudah disusun sedemikian rupa sehingga pengguna tidak perlu banyak berpikir, langsung menyentuh pada layar dan perintah akan segera dieksekusi.
-          Kekurangan
Touchsreen sangat sensitif dan butuh perawatan khusus, dimana layar harus selalu terjaga kebersihannya agar sentuhan (input) bisa diterjemahkan dengan tepat. Bagi yang suka ceroboh dalam menggunakan device, sebaiknya pertimbangkan pemilihan teknologi ini. Jika rusak, akan sia-sia harga mahal yang kita bayar pada device tersebut.


2.      Viewer / Proyektor
Viewer/ Proyektor adalah perangkat yang digunakan untuk membuat proyeksi, proyektor sering dipakai didalam presentasi.
A.     LCD (Liquid Crystal Display)
-          Pengertian
Adalah proyekyor yang bekerja berdasarkan prinsip pembiasan cahaya yang dihasilkan oleh panel – panel LCD.
-          Cara kerja
 Panel LCD dibuat terpisah berdasarkan warna – warna dasar yaitu merah-hijau-biru(RGB). Sehingga terdapat tiga panel LCD dalam sebuah proyektor. Warna gambar yang dikeluarkan proyektor merupakan hasil pembiasan dari panel – panel LCD tersebut yang telah disatukan oleh sebuah prisma khusus.  Gambar yang telah disatukan tersebut kemudian dilewatkan melalui lensa dan dijatuhkan pada layar sehingga dapat dilihat sebagai gambar utuh. Gambar yang dihasilkan proyektor LCD memiliki kedalaman warna yang baik karena warna yang dihasilkan oleh panel LCD langung sibiaskan lensa ke layar.

-          Kelebihan
·         Tipe projector paling kuat
·         Menghasilkan warna yang sangat baik, dan panel warna dapat kita tentukan sendiri
·         Intensitas cahaya tinggi (lumens)
-          Kelemahan
·         Penggantian light bulb yang cukup mahal
·         Lebih mudah panas, membutuhkan ekstra pendingin untuk menghindari gangguan pada projector akibat panas
·         Warna menjadi kekuningan setelah 1000 jam pemakaian


B.     CRT (Cathode Ray Tube)
-          Pengertian
Adalah proyektor yang mempunyai tiga CRT, plus lensa pembesar, yang digunakan untuk memproyeksikan warna utama merah-hijau-biru(RGB).
-          Kelebihan
·         Dapat menghasilkan kontras yang besar.
·         Menampilkan kualitas gambar film yang memuaskan.
·         Menghemat uang konsumen dalam pemeliharaan (tidak memiliki bola lampu)
·         Hidup yang relatif panjang-20,000 jam
-          Kelemahan
·         Untuk harga proyektornya mahal sekitar $10,000.
·         Kurang fleksibel untuk persentasi di ruang yang kecil karena berukuran besar.



C.     DLP (Digital Light Processing)
-          Pengertian
Teknologi DLP dikembangkan oleh Texas Instruments, dengan basis teknologi Digital Micromirror Device (DMD) chip yang terbuat dari jutaan cermin super kecil. Tiap cermin digunakan untuk tiap pixel pada screen. Citra yang masuk kemudian akan diolah ke dalam color wheel/disc dengan basis warna merah, hijau, dan biru (RGB). Setelah itu citra melalui DMD, dan setiap cermin akan mereflesikan dalam berbagai sudut dengan kecepatan yang sangat cepat citra-citra warna yang dibutuhkan dalam penampilan suatu gambar pada screen. Dengan perbandingan dan resolusi yang sama, sebenarnya projector ini akan menampilkan gambar dengan pixel dan contrast yang lebih tinggi dibandingkan dengan LCD projector.  DLP projector hanya menggunkan single DMD chip untuk memproses gambar, maka projector ini dapat dikemas dengan bentuk yang lebih ringkas dan kecil, rata-rata beratnya tidak mencapai 1 kg

-          Kelebihan
·         Contrast rasio yang sangat baik
·         Lebih kecil dan compact ukurannya
·         Pengatur pixel yang sangat baik
-          Kelemahan
·         Sensitif terhadap perubahan tegangan listrik
D.     LcoS (Liquid Crystal On Silicon)
-          Pengertian
Adalah projector terbaik dalam menghasilkan tampilan gambar pada screen dibanding jenis projector lain. Namun dari semua jenis projector yang beredar di pasaran, LCoS projector merupakan jenis projector paling mahal dan paling berat.
Banyak orang melirik projector ini karena pada projector ini digunakan penggabungan antara LCD dan DLP teknologi. Seperti pada LCD projector, citra yang masuk akan diolah pada suatu filter dengan basis warna merah, hijau, dan biru (RGB). Kemudian citra akan masuk ke liquid crystal panel yang akan merefleksikan warna-warna dan brightness yang dibutuhkan untuk menampilkan gambar seperti pada DMD chip.

-          Kelebihan
·         Menayangkan gambar paling baik
-          Kelemahan
·         Lebih mahal dari LCD, namun masih di bawah DLP
·         Paling besar diantara seluruh jenis ini

3.      Printer
Printer adalah salah satu hardware (perangkat keras) yang terhubung kekomputer dan mempunyai fungsi untuk mencetak tulisan, gambar dan tampilanlainnya dari komputer ke media kertas atau sejenis.
A.     Ink Jet
·         Pengertian
Printer jenis ini menggunakan tinta untuk mencetak dengan kualitas hasil cetakannya rata-rata cukup bagus tergantung merek dan tipe printer. Printer inkjet ini umumnya menggunakan tinta jenis dye yang merupakan jenis tinta dengan kelebihan hasil cetakan warna yang sempurna tetapi cepat luntur dan kurang tahan terhadap perubahan cuaca . Jenis tinta lainnya adalah tinta pigmen yang mempunyai karakteristik tidak cepat luntur, tidak cepat memudar apabila terkena matahari, waktu pengeringan tinta pada media cetak lebih cepat dibandingkan dengan tinta dye namun  hasil cetakan warna tidak sebagus tinta dye.
Mengenal Jenis Jenis Printer jenis inkjet merupakan jenis printer yang paling banyak digunakan di masyarakat hal ini kemungkinan besar disebabkan harga printer inkjet yang relative lebih murah.  Jenis Printer All In One dan Printer Inpus merupakan jenis printer inkjet yang lagi popular saat ini. Dengan printer all in one ini kita bisa mendapatkan fasilitas tambahan yaitu scanner dan fotocopy selain fasilitas printer.
-          Kelebihan
·         Tinta untuk mencetak dan kualitas untuk mencetak gambar berwarna cukup bagus.
·         Menggunakan teknik semprot, maka printer jenis ini sama sekali tidak menimbulkan suara bising seperti halnya printer-printer sebelumnya.
·         Menggunakan resolusi cetak yang tinggi (minimal 300 dpi/dot per-inch)
·         Dpi dan Ppm lebih tinggi dibandingkan dot matrix.
·         Lebih mudah mencetak gambar dan warna.
·         Kemampuan mencetak sampai kertas yang lebar dengan kualitas yang baik.
·         Harganya murah. Dapat mencetak langsung dari kamera digital atau media card tergantung type dari printer tersebut

-          Kekurangan
·         Printer ink jet tercepatpun tidak bisa menandingi kecepatan printer laser paling lambat.
·         Tidak bisa mencetak secara rangkap pada saat bersamaan.
·         Biaya operasional lebih mahal.
·         Waktu mencetak menjadi lebih panjang
·         Cartridge tinta relatif kecil sehingga harus sering ganti.
·         Harga cetak perhalaman lebih tinggi dibanding printer laser.
·         Tinta bisa luntur saat belum kering atau terkena sairan.
        
B.     Dot Matrik
·         Pengertian
Adalah jenis printer yang resolusi cetakanya masih sangat rendah hal ini disebabkan karena print head printer jenis ini terdiri jarum – jarum yang tersusun sekitar 9-24 pin, nantinya jarum – jarum ini akan memukul pita (printer ribbon)sehingga membentuk sebuah karakter pada kertas.

-          Kelebihan
·         Awet (bisa mencapai 8 tahun)
·         Pita printer dot-matrix jauh lebih murah dibandingkan dengan toner ( tinta ) untuk printer jenis inkjet dan laserjet.
·         Jenis printer dot-matrix sangatlah bervariasi, ada yang berjenis color dan ada pula yang berjenis non color.
·         Untuk printer color, menggunakan pita (karbon / ribon) khusus yang mempunyai 4 warna yaitu hitam, biru, merah dan kuning.
·         Dapat mencetak kertas rangkap
·         Dapat mencetak ukuran kertas yang lebar



-          Kelemahan
·         Resolusi cetaknya masih sangat rendah.
·         Ketika sedang mencetak, printer jenis ini suaranya cenderung keras
·         Kualitas untuk mencetak gambar kurang baik.
·         Dpi dan Ppm rendah.
·         Geraknya sangat lambat.
·         Warna yang dihasilkan tidak bervariasi.

C.     Laser Jet
-          Pengertian
Printer laser adalah printer dengan bahan baku tinta berupa serbuk atau toner. Cara kerjanya yang mirip dengan mesin fotokopi 
-          Kelebihan
·         Daya cetaknya cukup banyak ( bisa mencapai lebih dari 10 lembar per menit ).
·         Kualitas hasil cetak laser printer sangat bagus.
·         Hasil cetakan cepat kering.
·         Memiliki pilihan huruf dan style huruf yang sangat beragam
·         Printer jenis ini memakai sistem yang hampir sama dengan sistem yang dipakai oleh mesin foto-copy, sehingga hasil cetakkannya jauh lebih rapi jika dibanding dengan printer- printer sebelumnya.
·         Dpi dan Ppm sangat tinggi.
·         Efisien untuk mencetak hitam putih.
·         Kapasitas warna lebih banyak.
-           Kelemahan
·         Output foto kurang bagus dari pada printer inkjet
·         Harga printer laser warna lebih mahal daripada ink jet warna.
·          Kemungkinan cetak warna yang tidak pas pada printer LED membuat gambar menjadi kabur.
·         Output printer tinta padat bisa membuat paper jam pada mesin fotokopo atau scaner dengan auto feeder.
·         Harga catridge-nya lumayan mahal
·         Tidak dapat digunakan secara terus menerus.
·         Tidak dapat melakukan isi ulang tinta dengan manual


  1. Plotter
Plotter merupakan jenis printer yang dirancang secara khusus guna menghasilkan output komputer yang berupa gambar ataupun grafik. Berdasarkan devinisi kamus TI plotter adalah Printer grafis yang menggambar dengan menggunakan pena-pena tinta, plotter juga merupakan perangkat output pertama yang mampu mencetak gambar berukuran gambar sebesar gambar arsitektur dan engineering. Dengan menghubungkan plotter pada sistem komputer, maka berbagai bentuk gambar akan dapat disajikan secara prima.
·         Perbedaan plotter dengan printer
Sebuah perangkat yang mencetak gambar di atas kertas berdasarkan perintah dari komputer. Plotters berbeda dari printer, mereka menggambar garis menggunakan pena. Akibatnya, mereka dapat menghasilkan garis berkesinambungan, sedangkan printer hanya dapat mensimulasikan garis dengan mencetak serangkaian titik jarak dekat. warnawarni plotters menggunakan pena yang berbeda-warna untuk menggambar warna yang berbeda. Secara umum, plotter jauh lebih mahal dari printer. Mereka digunakan dalam aplikasi teknik kemiripan yang sama persis.

·         Fungsi Plotter

Plotter ini sering digunakan untuk pembuatan spanduk dan media ruang luar (reklame), biasanya juga bergabung fungsinya sebagai cutting, yaitu memotong kertas, terutama untuk pemotongan stiker, dll
 

            Macam – macam :
·         Jenis - jenis Plotter
Berdasarkan prinsip kerjanya :
A.     Pena
-          Pengertian
Memiliki satu atau sejumlah pena berwarna untuk menggambar pada kertas atau plastik transparan, yang membuat keluaran dalam bentuk garis. untuk menggambar pada kertas atau plastik transparan,keluaran plotter berupa garis kontinyu.

B.     Elektrostatis
-          Pengertian
Pada plotter elektrostatis ini kertas diletakkan pada tempat datar seperti meja, kemudian dibuat dengan prinsip kerja seperti pada mensin foto kopi, yaitu dengan memberi tegangan listrik pada kertas. Tegangan listrik tersebut yang akan menarik tinta untuk melekat pada kertas. Tinta kemudian dicairkan dengan pemanasan. Kualitas jenis plotter ini tidak sebagus plotter pena, tetapi kecepatannya lebih tinggi.

C.     Thermal
-          Pengertian
Plotter thermal menggunakan pin yang dipanasi secara elektronis. Kemudian pin tersebut dilewatkan pada jenis media yang peka terhadap panas, sehingga terbentuk gambar. Plotter thermal dapat digunakan untuk mencetak pada kertas maupun pada film buram.

Dalam perkembangannya ada jenis plotter lain yang akan dibahas, yaitu:
A.     Pemotong
-          Pengertian
Plotter jenis ini dapat sekaligus memotonh bahan vinyl, karet, gabus, kulit, dan lain-lain. Contoh pemanfaatannya yaitu pada industri sepatu atau industri pakaian, untuk memotong pola atau bahan sekaligus.

B.     Format Lebar
-          Pengertian
Plotter format lebar biasa digunakan oleh perusahaan grafis, karena plotter jenis ini dapat membuat cetakan berwarna dalam kertas yang sangat lebar. Teknologi yang digunakan ada yang menyerupai printer ink-jet ataupun plotter thermal.